Skip to content
Kembali ke blog
belajar bahasa asingbahasa jepangbahasa koreabahasa spanyolbahasa mandarin

Bahasa yang Paling Mudah Dipelajari bagi Orang Indonesia

Daftar FSI dibuat untuk penutur bahasa Inggris. Apa yang memudahkan dan menyulitkan orang Indonesia saat belajar bahasa Inggris, Spanyol, Jepang, Korea, atau Mandarin?

Lingosive Team

Tidak ada satu bahasa yang paling mudah dipelajari oleh semua orang; semuanya bergantung pada bahasa yang sudah kamu kuasai. Bagi orang Indonesia, bahasa Inggris dan Spanyol punya keuntungan awal: hurufnya Latin, bahasa Inggris sudah dipelajari di sekolah, dan bahasa Spanyol dibaca hampir sesuai tulisannya. Daftar FSI yang sering dikutip dibuat untuk penutur bahasa Inggris.

Bahasa paling mudah bagi orang Indonesia: jawaban singkat

Di luar bahasa Inggris, yang sudah bertahun-tahun dipelajari di sekolah, tidak ada bahasa asing yang paling mudah secara mutlak bagi orang Indonesia. Setiap bahasa mudah di satu sisi dan sulit di sisi lain:

  • Membaca: bahasa Spanyol dan Italia dibaca hampir sesuai tulisannya dan, berbeda dengan bahasa Mandarin, tidak bernada.
  • Susunan kalimat: bahasa Mandarin berpola subjek-predikat-objek seperti bahasa kita dan kata kerjanya tidak berubah bentuk, tetapi karakternya ribuan.
  • Huruf: Hangeul Korea hanya punya 24 huruf dasar, sedangkan bahasa Jepang memakai tiga sistem tulisan.
  • Paparan: bahasa Inggris paling sering terdengar, dari lagu dan game sampai media sosial.

Bahasa yang paling dekat dengan bahasa Indonesia sendiri adalah bahasa Melayu.

Apa yang membuat bahasa mudah atau sulit?

Sebuah bahasa terasa mudah kalau banyak kemiripannya dengan bahasa yang sudah kamu kuasai, dan bagi kebanyakan orang Indonesia itu berarti bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa Inggris dari sekolah. Lima hal ini paling membedakan:

  1. Huruf. Hangeul dan huruf Kiril bahasa Rusia hanya beberapa puluh huruf, sedangkan karakter Mandarin dan kanji Jepang berjumlah ribuan.
  2. Bunyi. Bahasa Indonesia tidak bernada, jadi nada bahasa Mandarin harus dilatih dari nol. Vokal bahasa Spanyol dan Jepang (a, i, u, e, o) mirip vokal kita, sedangkan bunyi th dan deretan konsonan seperti pada texts dalam bahasa Inggris sering menyulitkan.
  3. Urutan kata. Bahasa Jepang, Korea, Turki, dan Hindi menaruh predikat di akhir kalimat. Bahasa Spanyol, Italia, dan Portugis umumnya menaruh kata sifat di belakang kata benda, seperti kita: casa grande berarti rumah besar.
  4. Tata bahasa. Kata kerja kita tidak berubah menurut waktu atau pelaku, dan kata benda tidak punya gender. Bahasa dengan banyak bentuk kata kerja, gender, atau kasus (perubahan bentuk kata menurut fungsinya dalam kalimat, seperti dalam bahasa Jerman dan Rusia) butuh lebih banyak latihan.
  5. Kosakata bersama. Kata seperti meja dan keju berasal dari bahasa Portugis (mesa, queijo), dan kata Sanskerta seperti bahasa dan raja masih dipakai dalam bahasa Hindi.

Urutan kata dalam lima bahasa:

Bahasa"Saya minum kopi"Urutan
IndonesiaSaya minum kopi.subjek-predikat-objek
InggrisI drink coffee.subjek-predikat-objek
Mandarin我喝咖啡 (wǒ hē kāfēi)subjek-predikat-objek
Jepang私はコーヒーを飲みます (watashi wa kōhī o nomimasu)subjek-objek-predikat
Korea저는 커피를 마셔요 (jeoneun keopireul masyeoyo)subjek-objek-predikat

Apa kata daftar FSI, dan kenapa tidak dibuat untukmu?

Daftar FSI (dinamai menurut Foreign Service Institute) adalah perkiraan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat tentang berapa minggu yang biasanya dibutuhkan pegawai pemerintah AS untuk mencapai tingkat tertentu dalam sebuah bahasa. Patokannya bahasa Inggris, bukan bahasa Indonesia.

Menurut halaman Foreign Language Training (bahasa Inggris, diakses 30 Oktober 2026), angka di bawah ini adalah waktu yang biasanya dibutuhkan untuk mencapai skor gabungan 3 (berbicara dan menyimak) pada skala ILR milik pemerintah AS, dengan 23 jam di kelas dan 17 jam belajar mandiri per minggu. Waktu sebenarnya bisa berbeda menurut bakat, pengalaman belajar bahasa, dan jam di kelas. Urutannya, dari yang paling cepat dipelajari penutur bahasa Inggris:

KategoriLama belajar bagi penutur bahasa InggrisBahasa (contoh)
I24 mingguItalia, Portugis, Belanda, Swedia, Norwegia, Denmark, Rumania
I30 mingguSpanyol, Prancis
IIsekitar 36 mingguJerman, Indonesia, Melayu, Swahili, Kreol Haiti
IIIsekitar 44 mingguRusia, Turki, Hindi, Thai, Vietnam, dan banyak lagi
IV88 mingguMandarin, Kanton, Jepang, Korea, Arab

Halaman itu menyebut kategori I sebagai bahasa yang dekat dengan bahasa Inggris, dan kategori IV sebagai bahasa yang luar biasa sulit bagi penutur asli bahasa Inggris. Bahasa Indonesia sendiri ada di kategori II, bersama bahasa Jerman dan Melayu.

Bagi orang Indonesia, urutannya bisa bergeser. Bahasa Melayu, yang di daftar ini setara dengan bahasa Jerman, sebagian besar sudah bisa kita pahami, terutama tulisannya. Bahasa Mandarin ada di kategori IV, padahal kata kerjanya tidak berubah bentuk seperti bahasa kita. Jumlah minggunya pun dihitung untuk belajar penuh waktu, bukan 30 menit sehari.

Bahasa demi bahasa: apa yang mudah dan sulit bagi orang Indonesia?

Orang Indonesia paling diuntungkan oleh huruf Latin, ejaan yang sesuai bunyi, dan susunan kalimat yang mirip bahasa Indonesia; yang paling menguras tenaga biasanya aksara baru, perubahan bentuk kata kerja, dan gender kata benda.

Tabel ini memuat bahasa yang bisa dipelajari dengan Lingosive, alat belajar bahasa lewat video yang kami buat. Semuanya mendapat dual subtitle dan kartu kata, jadi kolom terakhir hanya berisi alat tambahan (lihat bagian tentang series).

BahasaYang memudahkanYang menyulitkanAlat tambahan di Lingosive
InggrisSudah dipelajari di sekolah, banyak kata yang mirip (komputer, informasi)Ejaan yang tidak selalu sesuai bunyi (though, through), bentuk kata kerja (go, went, gone), a dan theWord in Film (web), aplikasi, indeks judul
SpanyolDibaca hampir sesuai tulisan, lima vokal yang mirip vokal kita, kata yang mirip (bandera = bendera)Kata kerja berubah menurut pelaku dan waktu (hablo, hablas, habla), dua genderWord in Film (web), aplikasi, indeks judul
PrancisBanyak kata mirip bahasa Inggris (restaurant, important)Banyak huruf yang tidak dibaca, vokal sengau (bon, vin), dua genderWord in Film (web), aplikasi, indeks judul
JermanEjaan cukup teratur, kata mirip bahasa Inggris (Haus = house)Tiga gender (der, die, das), empat kasus, vokal ü dan öWord in Film (web), aplikasi, indeks judul
ItaliaDibaca hampir sesuai tulisan, r bergetar seperti bahasa kitaKonsonan rangkap yang mengubah arti (pala = sekop, palla = bola), banyak bentuk kata sandangAplikasi (termasuk Word in Film), indeks judul
PortugisAsal sejumlah kata serapan kita (sapato = sepatu, janela = jendela)Vokal sengau (não), logat Brasil dan Portugal berbedaAplikasi (termasuk Word in Film), indeks judul
RusiaTanpa kata sandang; Я студент (saya mahasiswa) tanpa kata "adalah", seperti bahasa kitaHuruf Kiril, enam kasus, deretan konsonan (здравствуйте)Aplikasi (termasuk Word in Film), indeks judul
TurkiHuruf Latin, dibaca sesuai tulisan, tanpa gender, serapan Arab yang sama (kitap = kitab, dünya = dunia)Predikat di akhir, akhiran bertumpuk (evlerimizde = di rumah-rumah kami)—
JepangLima vokal yang mirip vokal kita, suku kata sederhanaPredikat di akhir, tiga sistem tulisan, bentuk kata kerja yang berubah menurut tingkat kesopananWord in Film (web), aplikasi
KoreaHangeul dengan 24 huruf dasarPredikat di akhir, tiga deret konsonan yang mirip (ㄱ, ㄲ, ㅋ), tingkat tutur—
Mandarin (aksara sederhana dan tradisional)Pola subjek-predikat-objek, kata kerja tidak berubah, kata penggolong seperti ekor dan buahRibuan karakter, empat nada ditambah nada netral—
HindiKata Sanskerta yang sama (भाषा bhāṣā = bahasa, राजा rājā = raja)Aksara Dewanagari, predikat di akhir, dua gender, bunyi beraspirasi (bh, gh)—

Bahasa Jepang atau Korea, mana yang lebih mudah?

Untuk mulai membaca, bahasa Korea lebih mudah: Hangeul hanya punya 24 huruf dasar, sedangkan bahasa Jepang punya hiragana dan katakana (masing-masing 46 huruf dasar) ditambah ribuan kanji. Untuk pengucapan, bahasa Jepang lebih ramah: lima vokalnya mirip vokal kita, sementara bahasa Korea membedakan tiga deret konsonan (misalnya ㄱ, ㄲ, ㅋ) yang di telinga orang Indonesia sering terdengar mirip.

Susunan kalimat keduanya mirip satu sama lain: predikat di akhir, dengan partikel penanda subjek dan objek. Keduanya juga punya tingkat kesopanan. Bagi penutur bahasa Jawa atau Sunda, konsep ini tidak asing (ngoko dan krama, loma dan lemes), hanya saja bahasa Jepang dan Korea juga mengubah akhiran kata kerja. Di daftar FSI keduanya sama-sama kategori IV, jadi daftar itu tidak membantu memilih.

Karena itu, pilih yang paling ingin kamu dengar setiap hari, entah lewat drakor atau anime. Di Lingosive, bahasa Jepang juga punya Word in Film dan perpustakaan video di aplikasi, sedangkan bahasa Korea mendapat dual subtitle dan kartu kata.

Adakah bahasa yang paling mudah dipelajari di dunia?

Tidak ada bahasa yang paling mudah bagi semua orang di dunia. Kemudahan bergantung pada siapa yang belajar, bahasa apa yang sudah dikuasainya, dan untuk apa: memesan makanan saat liburan jauh lebih ringan daripada menonton series tanpa subtitle. Daftar FSI pun hanya menilai dari sudut penutur bahasa Inggris.

Bagi orang Indonesia, bahasa terdekat adalah bahasa Melayu di Malaysia, Brunei, dan Singapura. Sebagian besar bisa dipahami sejak awal, meski ada kata yang artinya lain, misalnya kereta (mobil) dan percuma (gratis) di Malaysia. Tagalog di Filipina serumpun dengan bahasa kita (mata, anak, dan langit sama artinya), tetapi tata bahasanya cukup berbeda. Esperanto sengaja dirancang serba teratur, hanya saja film dan series berbahasa Esperanto sangat sedikit. Ketiganya tidak termasuk bahasa yang bisa dipelajari dengan Lingosive.

Mulai dari series: bahasa mana yang paling praktis?

Kalau ingin mulai dari series, bahasa yang paling praktis adalah yang judulnya mudah ditemukan lengkap dengan subtitle bahasa itu dan punya alat bantu saat menonton. Di Lingosive, alatnya paling lengkap untuk bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, dan Jerman; bahasa Jepang hanya tidak punya indeks judul menurut tingkat kesulitan.

Artikel ini ditulis oleh tim yang membuat Lingosive, alat independen yang tidak berafiliasi atau bermitra dengan Netflix, YouTube, Prime Video, Disney+, maupun HBO Max.

  • Dual subtitle dan kartu kata. Extension Lingosive berjalan di Chrome, Edge, Brave, dan browser Chromium lain di komputer, dan hanya di YouTube (halaman youtube.com/watch, bukan Shorts, YouTube Music, atau video sematan), Netflix, Prime Video, Disney+, serta HBO Max (dual subtitle per platform, halaman berbahasa Inggris). Lingosive menampilkan ulang subtitle bahasa yang kamu pilih di pemutar sehingga setiap katanya bisa diklik; kartu katanya berisi arti, pengucapan, dan tombol Learn untuk menyimpan kata. Baris bawahnya terjemahan mesin ke bahasa Indonesia, bukan subtitle kedua dari platform: tetap muncul walau judulnya tanpa sub Indo, tetapi sesekali bisa keliru.
  • Bahasa Indonesia. Menu extension dan aplikasi memakai salah satu dari 13 bahasa antarmuka, misalnya Inggris; yang berbahasa Indonesia adalah baris terjemahan dan arti kata, diatur di Settings → General → "Your Native Language" (bahasa ibu) → Indonesian.
  • Word in Film (Kata dalam Film) (halaman berbahasa Inggris). Ketik kata atau frasa pendek, lalu tonton adegan singkat tempat kata itu diucapkan, dari 50 juta+ konteks video. Di web tersedia untuk bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, dan Jepang; aplikasi menambahkan Italia, Portugis, dan Rusia.
  • Aplikasi Lingosive (halaman berbahasa Inggris) untuk iPhone, iPad, dan Android (iOS 16.4 atau Android 7.0 ke atas): video YouTube pilihan yang bisa disaring per level, plus kartu latihan dengan pengulangan berjarak, dalam bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, Italia, Portugis, Rusia, dan Jepang. Aplikasi ini tidak memutar Netflix, Prime Video, Disney+, atau HBO Max.
  • Indeks judul untuk bahasa Inggris, Spanyol, Jerman, Prancis, Italia, Portugis, dan Rusia mengurutkan judul dari level 1 (paling mudah) sampai 5 (paling sulit) menurut subtitle klipnya. Indeks bahasa Inggris memuat series seperti Friends; indeks lain kebanyakan berisi film Hollywood yang di-dubbing ke bahasa itu, misalnya The Karate Kid di level 3 dalam film berbahasa Spanyol menurut tingkat kesulitan (halaman berbahasa Inggris).

Cara mencoba sendiri:

  1. Pilih dua atau tiga bahasa dan cari judul dengan audio serta subtitle bahasa itu. Katalog dan pilihan subtitle berbeda di tiap negara, jadi cek di akunmu.
  2. Tonton beberapa adegan per bahasa dengan dual subtitle (tombol N atau ikon lapisan di kanan subtitle). Ulangi kalimat yang sulit dengan S di Netflix dan YouTube, atau W di Prime Video, Disney+, dan HBO Max.
  3. Pilih bahasa yang paling ingin kamu dengar lagi, bukan hanya yang paling mudah dipahami.

Untuk bahasa Inggris, langkah berikutnya ada di belajar bahasa Inggris dari film. Di HP, tablet, dan TV, dual subtitle tidak tersedia karena aplikasi platform tidak bisa menjalankan extension dan browser HP tidak didukung; di HP, pakai perpustakaan video di aplikasi Lingosive.

Dual subtitle dan terjemahan kata bisa dipakai tanpa akun. Akun gratis menyimpan total 100 kata dan frasa, dan paket Premium menghapus batas itu; harganya ada di halaman harga (berbahasa Inggris).

Pertanyaan yang sering diajukan

Bahasa asing apa yang paling mudah bagi orang Indonesia?

Tidak ada jawaban tunggal. Bahasa Inggris biasanya paling mudah dimulai karena sudah dipelajari di sekolah, bahasa Spanyol dan Italia dibaca hampir sesuai tulisannya, dan bahasa Mandarin punya tata bahasa yang dekat dengan bahasa kita meski aksaranya sulit. Yang paling dekat dengan bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu.

Apakah bahasa Mandarin sulit bagi orang Indonesia?

Sulit di aksara dan nada, tetapi tata bahasanya dekat: 我喝咖啡 (wǒ hē kāfēi) berurutan sama dengan "saya minum kopi", dan kata kerjanya tidak berubah bentuk. Kata serapan seperti teh dan tahu tidak banyak membantu karena berasal dari bahasa Hokkian; dalam bahasa Mandarin keduanya chá dan dòufu.

Setelah bahasa Inggris, sebaiknya belajar bahasa apa?

Pilih berdasarkan tujuan dulu: kalau pekerjaan, kuliah, atau tontonanmu berhubungan dengan Jepang, Korea, atau Tiongkok, bahasa itu lebih berguna daripada bahasa mudah yang jarang dipakai. Kalau ingin yang ringan di awal, bahasa Spanyol dan Italia dibaca hampir sesuai tulisannya, sedangkan bahasa Jerman dan Prancis banyak berbagi kata dengan bahasa Inggris.

Bisakah mulai bahasa baru dari nol lewat series?

Bisa sebagai pelengkap, tetapi tidak cukup sendirian, karena di awal kamu memahami terlalu sedikit untuk mengikuti cerita. Pelajari kosakata dasar berdampingan, lalu tonton adegan pendek dengan dual subtitle; video yang bisa disaring per level di aplikasi Lingosive lebih cocok untuk tahap awal daripada satu episode utuh.

Unduh Lingosive

Mulai berlatih hari ini!

Mulai gratis

Ekstensinya berjalan di Chrome, Edge, dan Brave di komputer.

Semua pilihan unduhan

Baca juga